Surat Dariku UntukMu “Nino Konis Santana”

Dear Komandan Nino,

Sudah 17 tahun engkau meninggalkan kami, sudah 17 tahun pula engkau pergi dalam timbunan haru yang akan terus membekas di tanah air kita. Ingin rasa hatiku mengajakmu untuk melihat kondisi Timor Leste saat ini. Komandan Nino, bagaimana aku tak sedih melihat keadaan Timor Leste sekarang, banyak rakyat yang susah. Buat makan dan minum sehari-hari saja tak sanggup, apalagi untuk menyekolahkan putra-putri mereka. Bukankah rakyat adalah peluru utama dalam kemajuan suatu bangsa??? Bukankah rakyat adalah misi sejati yang perlu diperhatikan oleh negara??? Komandan, aku ingin engkau menjawab pertanyaan ini.

Aku ingin sekali kedua pertanyaanku di atas dapat engkau jawab. Aku mesti bertanya kepada siapa lagi Komandan??? Yang dapat aku lihat saat ini adalah penderitaan berkepanjangan bagi rakyat Timor Leste dan penderitaan pemerintahan Timor Leste. Penderitaan yang sangat menyedihkan di tengah proyek kolonisasi besar yang sedang naik daun di Timor Leste.

“masih jelas teringat”

Sebelum Tuhan memanggilmu, engkau pernah berpesan kepada rakyat Timor Leste, “ jangan tangisi aku, karena lewat perjuangan ini kalian bisa merdeka”. Lewat perjuangan ini kita bisa punya Bendera sendiri, dan Negara kita dirikan.

Pesan itu pula yang akhirnya membawamu pergi untuk selamanya, pergi bersama rentetan peluru yang membekas di tubuhmu. Namun hingga kini? Aku masih sering bertanya, aku masih sering merenung dalam diri, siapa yang telah membunuhmu?? Tapi aku rasa tak akan pernah ada jawaban untuk itu, dan mungkin tidak akan ada..

Komandanku, tolong sampaikan kepadaku bagaimana cara menciptakan keadilan di tanah Lorosae?? Tolong sampaikan kepada para pejuang Fretilin yang saat ini memimpin Timor Leste, sampaikan bahwa Timor Leste harus bergerak dan merangsek naik. Timor Leste butuh mata uang sendiri, butuh rakyat yang bergizi dan berpendidikan baik, rakyat butuh pekerjaan yang memadai, serta Timor Leste butuh pendidikan moral dan budi pekerti, yang saat ini lari menjauh dari tanah Timor Leste.

Dear Komandan, lewat surat ini aku ingin mengucapkan terima kasih kepadamu, pahlawanku Nino Konis Santana. Aku berterima kasih karena telah mengajarkanku akan arti keikhlasan yang sebenarnya. Aku berharap tidak hanya perjuanganmu yang dapat dikenang oleh kami generasi muda Timor Leste, akan tetapi makna di balik perjuanganmu yang tak pernah menuntut balas. Semoga Tuhan selalu menyertaimu Komandan, dan semoga dari tempat yang jauh engkau tetap berdoa buat kemajuan dan kesejahteraan rakyat Timor Leste. AMIN.

Penulis

Cornelio Aniceto
Mahasiswa Arkeologi, semester 8 UGM.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s