5 Realita Kehidupan di Balik Serial “Jakarta Love Story”

Anak muda, cinta, dan ibukota selalu menghadirkan cerita tersendiri didalamnya. Anak muda yang lahir dan besar di ibukota dan anak muda yang merantau ke ibukota, tentu tak dapat disejajarkan. Dalam hal kekaguman contohnya, anak muda yang merantau di ibukota, kemungkinan akan kagum melihat perkembangan di ibukota yang pesat di banding di kotanya atau di desanya. Tapi untuk saat ini, tak semua anak muda kagum akan perkembangan ibukota, anak muda yang kritis dan berpendidikan selalu memandang fenomena perkembangan Ibukota ke dalam dua aspek, yakni aspek positif dan negatif.

“Jakarta Love Story” yang ditayangkan oleh RCTI pada pukul 21.45 WIB merupakan serial yang banyak bercerita mengenai kehidupan anak muda di Ibukota, khususnya di ibukota Jakarta. Kehidupan karier, persahabatan, hingga cinta bisa dilihat dalam serial ini. Kehidupan anak muda yang diwarnai suka duka dalam persahabatan juga menjadi bagian tersendiri dalam serial ini.

Namun, serial Jakarta Love Story memiliki kesamaan dengan realita kehidupan anak muda saat ini. Berikut 5 realita kehidupan anak muda yang dapat dijumpai dalam serial Jakarta Love Strory :

1. “Jakarta Love Story”, cerita hidup anak muda yang ingin menggapai cinta dan persahabatan

Cinta dan persahabatan itu terkadang harus terpisah dan terkadang harus berbarengan. Dalam serial ini, digambarkan persahabatan yang erat antar 4 orang pemuda (aryo, teguh, ucok, dan dino) yang kemudian harus sedikit bermasalah karena wanita dan ambisi dalam mengejar karier.

Persahabatan memang tak mudah untuk dijaga, tak jarang harus merelakan perihnya perasaan untuk saling mengerti. Namun tak semua orang dapat melakukan hal demikian, hanya yang berjiwa besar yang dapat mengerti dan melakukannya.

2. Egoisme anak muda dalam mengedepankan materi juga tak luput dari cerita di serial ini

Dalam serial ini diceritakan bahwa ada sepasang kekasih yang sudah saling menyanyangi. Namun di tengah perjalanan hubungan, lelaki tersebut rela meninggalkan wanitanya karena terpukau untuk mengerjar kekayaan materi yang jauh lebih menguntungkan.

Gak jauh beda deh ama kehidupan anak muda di kota-kota besar, yang dominan masih mentingin harta dan uang. Amati aja tingkah lakunya, uda ga ada tu rasa menyesal, yang penting bisa dapet duit banyak.

3. Pergaulan bebas ,, mesti adalaaaa

“Jakarta Love Story” menjadi serial yang cukup bercerita mengenai kehidupan bebas anak muda di tengah racun ibukota. Dalam hal ini, mengenai hubungan pra-nikah yang marak terjadi di lingkungan pergaulan anak muda.
Film besutan produser Leo Sutanto ini mengandung pesan moral yang digagas dalam penyampaian yang cukup mewakili kondisi kehidupan anak muda di Jakarta.

4. Mati-matian mengejar cinta juga siap dilakukan oleh anak muda yang kasmaran

Anak muda yang sedang jatuh cinta dan bertekad kuat mendapatkan cintanya juga digambarkan dalam cerita di serial ini. Anak muda yang tau bahwa si wanita tidak menaruh hati padanya dan sudah punya calon suami namun dia tetap yakin akan perasaannya.

5. Serial yang mengedepankan sikap kedewasaan dalam menghadapi masalah

Masalah dan setiap masalah tentu ada, demikian juga dalam kehidupan anak muda. Dalam cerita di serial ini, di gambarkan sikap kedewasaan dari figur-figur anak muda yang hidup di ibukota Jakarta. Sikap kedewasaan yang nampak adalah tetap tenang dan berpikir logis dalam memecahkan setiap permasalahan. Sikap kedewasaan sangat penting untuk dimiliki oleh anak-anak muda yang menetap di Ibukota Jakarta.

Penulis :
Cornelio Aniceto,
Mahasiswa Arkeologi Semester 8, UGM

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s