Penyesalan Memang Selalu Menakutkan, Tapi Itu Kenyataan

Menyesal memang datangnya belakangan, sehabis suatu perbuatan dilakukan. Ratapan dan terkadang tangisan selalu menghiasi datangnya penyesalan. Berbagai faktor dapat menjadi pemicu munculnya penyesalan, baik itu faktor keterlambatan, kesombongan hingga faktor kesalahan pribadi dan dosa di masa lalu.

Menyesal bukanlah hal asing bagi setiap manusia. Menyesal dan penyesalan adalah reaksi manusiawi yang harus dihadapi secara rasional. Hal tersebut bertujuan agar kehidupan selanjutnya dapat lebih memberi arti. Tak peduli betapa luas kesalahan yang pernah terjadi, karena jika dengan belajar dari penyesalan maka semua akan baik-baik saja.

Penyesalan itu memang menakutkan, supaya ga takut sama penyesalan. Ini dia tipsnya :


a. Pikirin secara rasional apa pun keputusan yang akan kamu ambil…

Setiap tindakan pasti ada keputusan yang dihadapi. Jika kamu sudah matang dengan suatu keputusan, maka cobalah bersikap dewasa dengan efek samping dari suatu keputusan tersebut.

Berpikir secara rasional memang terkadang belum dibiasakan. Berbagai keputusan diambil secara tergesa-gesa tanpa proses pemikiran yang matang. Akibatnya penyesalan tiba dan sulit untuk move on dalam bahasa kini. Jadi, hargai pemikiran sendiri sebelum bertindak.

b. Cobalah bertanya pada teman, saudara, dan orang tua…

Jangan ragu untuk bertanya tentang sesuatu yang kamu ragukan. Apa pun itu, cobalah untuk membuka diri terhadap orang di sekitarmu. Bertanya merupakan cara terbaik yang dapat dilakukan.

Konsultasikan niat dan usahamu terhadap suatu hal. Tujuannya supaya orang di sekitarmu dapat mengerti dan memberikan masukan yang positif kepadamu.

c. Aturlah waktu dan cobalah benahi disiplin dirimu…

Tak bisa dipungkiri bahwa waktu adalah juri utama. Banyak yang melupakan waktu sekali pun mereka paham akan pentingnya waktu. Waktu yang sudah berlalu tidak bisa diulang kembali. Agar menyesal dapat kamu hindari, maka coba lakukan apa pun sesuai dengan waktunya.

Ingat semua ada waktunya, dan semua akan indah pada waktunya.


d. Jika sabar diperlukan, maka tahan urat sabarmu…

Terkadang peluang terhadap kesuksessan tidak hanya membutuhkan usaha. Selain itu ada aspek lain, yakni sabar. Sabar adalah sikap tidak tergesa-gesa dan tau kapan harus bertindak. Sabar itu bukan perkara mudah, kuncinya adalah latihan. Kalau sudah sabar yakin deh, persoalan apa pun jadi lebih tenang dan ikhlas ngadepinnya.

Ingat orang sabar disayang Tuhan.


e. Sesuaikan kemampuan dengan target…

Target boleh tinggi tapi kemampuan harus tetep diukur. Jangan sampai terlalu berambisi terhadap sesuatu tanpa mengukur diri. Bisa bahaya dan penyesalan pun akan tiba. Apa pun targetmu, kalau belum siap dari sekarang mending persiapkan diri dulu.

Jika persiapan diri uda matang dan sesuai ekspetasi dari target. Maka silakan, tapi tetap kalau belum berhasil harus berusaha terus.

Penyesalan memang selalu menakutkan, tapi itu kenyataan…..

Penulis :

Cornelio Aniceto
Mahasiswa Arkeologi Semester 8, UGM
Obrigado

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s