Uang secara Psikologis Tidak Pernah Cukup : Tempalah Dirimu Jadi Pribadi yang Pandai Mengaturnya

Uang dan penggunaannya selayaknya ditempatkan pada dua sisi yang terpisah dan saling terkait. Penggunaan uang dapat diatur dan dikendalikan sesuai kebutuhan dan perencanaan yang terkendali. Alasannya sederhana, yakni supaya pengeluaran dan pemasukan seimbang.

Uang yang ada, baik nilai nominalnya besar dan kecil sepantasnya mendapatkan perlakuan yang adil. Dalam artian adil mengaturnya sehingga di saat saat tertentu jumlah uang yang kita kantongi masih bisa diandalkan. Caranya bisa dengan ditabung di bank dan menukar nilai uang dengan investasi yang menguntungkan.

Uang itu bukan milik kita (hanya mampir saja) dan terus berputar di sekeliling kebutuhan yang mendesak, pada akhirnya membuat kita harus pandai-pandai dalam mengaturnya. Mengatur uang bukanlah hal yang mudah, sekali lagi mengatur uang bukanlah hal yang mudah. Alasannya sederhana karena uang secara psikologis tidak pernah cukup.

Untuk itu, ada tips yang penulis tawarkan dalam melatih kamu menjadi pribadi yang dapat mengendalikan uang. Ini dia tipsnya :

1. Buatlah daftar pengeluaran dan sesuaikan anggaran tersebut dengan pendapatanmu…

Uang makan, uang bensin, uang kredir motor, maupun uang kebutuhan santai lainnya sebaiknya perlu dikenali dengan baik. Berbagai kebutuhan yang ada harus dapat dirancang dan diarahkan sesuai pendapatan yang diterima.

Misalnya untuk sebulan pendapatan 4 juta, aturlah sedemikian rupa supaya uang tersebut dapat teralokasikan sesuai kotaknya masing-masing.

2. Sisihkan 10 hingga 20 % dari pendapatanmu untuk ditabung…

Pada saat mengatur anggaran pendapatanmu, maka pastikan akumulasi dari perhitungan tersebut sudah bisa menunjang hidupmu dalam satu bulan ke depan. Jangan berusaha menyisihkan 10 hingga 20 % dari pendapatanmu jika pendapatanmu hanya bisa mencukupi jatah hidup bulanan.

Usahakan perhitungan 10 hingga 20 % adalah perhitungan sisa uang yang memang dapat engkau jamin keberlangsungannya.

3. Jangan ragu untuk memasak sendiri dan membeli kebutuhan pokok di pasar tradisional…

Tidak ada salahnya jaman sekarang pasar tradisional masih memegang peranan penting. Banyak bahan kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau dibanding pasar swalayan. Pastikan bahwa anda bisa melayani diri anda sendiri, minimal masak, mencuci, dan perawatan diri.

Semua kemandian yang anda latih, secara tidak langsung akan menghemat laju pengeluaran anda.


4. Bedakan secara logis antara kebutuhan dan keinginan…

Kebutuhan dan keinginan harus bisa dipikir secara rasional, kira-kira apa yang membedakannya. Jika dirasa baju dan sepatu anda masih bagus dan keren, tidak ada salahnya untuk terus dipakai. Asalkan di cuci dan dirawat. Percaya deh, barang bagus kalau gak bersih maka akan terlihat jelek.

Kebutuhan harus lebih diprioritaskan dibanding keinginan. Kebutuhan pokok, kebutuhan sekolah, kebutuhan asuransi dan kredit harus bisa diatur secara manis. Alasannya agar timbunan utang tidak menjadi beban hidupmu.


5. Hidup hemat itu nikmat, maka harus konsisten dalam berhidup hemat…

Hemat pangkal kaya, jika anda sudah dapat mengatur jumlah pendapatan dan pengeluaran, maka dijamin hidup anda akan nikmat. Dalam mempertahankan kestabilan ekonomi, anda dituntut untuk menahan berbagai keinginan tertentu. Otomatis hidup hemat menjadi cara yang harus anda tempuh.

Jika dari hidup hemat anda bisa mengelola uang dengan baik, maka tidak ada salahnya jika pola hidup hemat terus dipertahankan.

Uang itu penting, tapi uang juga perlu di kelola.

Penulis :

Cornelio Aniceto
Mahasiswa Arkeologi semester 8, UGM
Obrigado

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s