BALI ITU MEMANG INDAH, TAPI JANGAN BIARKAN BEBERAPA HAL INI MENGANCAMNYA

Jika menyebut Bali, maka sontak sebagian besar mengetahui dan ingin sekali berkunjung ke Bali. Tak dapat dipungkiri daya tarik pariwisata budaya dan alam di Bali menjadikan pulau Bali surga bagi para wisatawan asing maupun domestik.

Tidak hanya wisatanya saja yang menarik, akan tetapi juga keramahan masyarakat Bali terhadap penerimaan budaya luar yang datang. Masyarakat Bali dalam menjalankan tradisi selalu berpijak pada konsep keseimbangan 3 bagian, yakni manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungan. Konsep keseimbangan tersebut dikenal dengan istilah TRI HITA KARANA. Berkat konsep tersebut, ketahanan budaya Bali dapat bertahan dengan baik di tengah perkembangan dunia bisnis pariwisata.

Uang, bisnis, dan kenikmatannya merupakan idaman hampir sebagian orang. Bali yang sekarang ada merupakan Bali yang sudah berubah dan mungkin akan terus berubah. Berubah dalam hal visi pembangunan ke depan yang mengutamakan konsep uang dan bisnis. Hal tersebut sudah mulai nampak dengan mudahnya pemberian izin pembangunan hingga penegakkan aturan hukum yang sekilas nampak baik.

Dalam tulisan ini, penulis akan memaparkan 5 sebab penting yang harus diperhatikan oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah Bali di tengah pembangunan yang sudah mulai tidak seimbang dengan konsep TRI HITA KARANA:

1. Lahan Persawahan Berkurang

Lahan persawahan di Bali merupakan lahan penting, tidak hanya secara estetika saja akan tetapi juga dalam tataran konsep budaya. Sawah dalam pengelolaannya melibatkan peran masyarakat Desa Adat Bali dan dikelola secara kolektif dalam suatu kepengurusan sosial masyarakat yang dikenal dengan nama Subak.

Setiap kabupaten pasti memiliki lahan persawahan yang dikelola oleh masyarakat lokal dengan bekerjasama dengan masyarakat Banjar (sebutan bagi kelompok masyarakat Bali berdasarkan letak tempat tinggal). Akan tetapi jika mengamati kondisi sekarang,maka lahan persawahan di Bali sudah banyak beralih fungsi (perumahan dan Industri). Jika hal tersebut tidak diperhatikan, jangan heran jika suatu saat sawah di Bali akan sangat sedikit dan terancam punah.

2. Bali Selatan Waoooo,, Bali Utara Biasa Ajaaa..

Nusa Dua, Jimbaran, dan Kuta merupakan daerah yang secara geografis terletak di kawasan Bali Selatan. Pembangunan infrastruktur baik itu bandara, pelabuhan dan jalan tol dibangun secara cepat dan terus berlangsung hingga saat ini.

Hal tersebut sangat berbeda dengan daerah Bali utara, dan bahkan Bali Timur maupun Bali Barat. Kabupaten Singaraja misalnya yang berada di Bali utara tidak mengalami perubahan yang seimbang dengan kawasan Bali Selatan. Hal tersebut sedikit membuat laju lapangan kerja, kepadatan penduduk serta variasi harga barang menjadi tidak seimbang, yang tentunya dapat merugikan masyarakat lokal yang dalam transaksi ekonomi dikenai tarif wisatawan.


3. Letak Pura dan Hotel Bagaikan Saudara Kandung…

Pura sebagai tempat ibadah (sakral) dan hotel sebagai tempat tinggal (praktis), berdiri dalam radius yang dekat. Keberadaan Pura mulai tidak dihargai.

Pembuatan radius untuk batas pembangunan hotel dan lainnya akan sangat penting guna menjaga kaharmonisan dan kesakrakalan dari Pura sebagai tempat suci umat Hindu untuk berdoa.

4. Jumlah Kendaraan = Jumlah Penduduk…

Mobil dan motor pribadi sangat berkuasa atas jalan aspal di pulau Bali. Pemerintah Bali sudah membuat dan mengoperasikan armada Bus yang dinamakan Bus Sarbagita,namun tetap saja belum optimal karena yang jumlah kepemilikan kendaraan yang sudah hampir sama dengan jumlah penduduk.

Untuk itu, dibutuhkan jalan keluar yang tegas untuk mencegah kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas. Bisa dengan pembuatan jalan besar maupun pembatasan kepemilikan, hingga menaikkan harga pajak kendaraan bermotor.

Selamat membaca,,

Oleh :

Cornelio Aniceto Menezes

Seorang pemuda yang sedang berjuang dalam mengejar cita-cita dan cinta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s