Bak Memberi Makna, Sebenarnya Itu yang Ku Harap Darimu

Apa hendak di kata bila cinta datangnya perlahan namun pasti terasa. Apa hendak di kata bila cinta datangnya perlahan namun sulit untuk dilepas. Hadirmu dalam kehidupanku, bak sangkar yang memberi teduh bagi burung. Hadirmu dalam hidupku, bak rumah yang memberikan perlindungan.

Jujur saja kau bagaikan pelita yang sangat kubutuhkan dalam menyinari gelap perjalanan hidup. Bukan uang, bukan tahta, bukan jabatan, hanya kamu ya cuman kamu. Jika benar jodoh itu larinya pasti tidak kemana, mengapa sampai saat ini kamu belum lari ke hatiku? Apa mungkin aku perlu bersabar lebih lama lagi.

Tolong berikan aku kode atau semacamnya? Karena perjuangan membutuhkan petunjuk. Termasuk di dalam cinta, aku perlu petunjuk yang pasti untuk mengarahkan langkahku tertuju padamu. Cukup sudah aku berjalan di dalam kehidupanku yang tanpa arah. Kini aku hanya mau berjalan ke arah masa depan yang gemilang serta bahagia dalam cinta. Jika kamu adalah cintaku, maka akulah cinta sejatimu.

Tidak bisa apabia perjuangan cinta hanya dipelopori oleh satu orang saja. Perjuangan yang benar dan membuahkan hasil sebaiknya perlu dilakukan dan dirasakan oleh kedua belah pihak. Saat ini yang berperan adalah kamu dan aku. Aku sudah mengupayakan langkah kakiku tertuju padamu, hanya saja kamu belum memperjuangkan aku. Cukup berikan aku sinyal positif, itu pun sudah termasuk perjuanganmu untuk mendekap cintaku.

Karena jujur, aku sangat membutuhkanmu sebagai teman dalam hidupku. Kenapa hal tersebut bisa kurasakan? Ya karena aku sangat mencintaimu. Jadilah wanita yang mampu memberikan makna tentang cinta dan cara mencintai. Wanita yang kuat adalah wanita yang memikul beban kehidupan dengan senyuman dan membawa segala keluh kesahnya di dalam doa.

Bak memimpikan seorang ratu, seperti itu pulalah yang kurasakan begitu menulis tulisan ini.

Oleh : Cornelio Aniceto
Pecinta Humoris yang Baru Aja Mandangin Foto Kamu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s