Profil Band “The Angel Shade”

The Angel Shade merupakan nama band bentukan beberapa pemuda yang berasal dari satu sekolah. Pemuda- pemuda tersebut adalah Cahya, Dede, Ano, dan Surya yang pada waktu itu bersekolah di SMA N 1 Tabanan. Berawal dengan persahabatan yang terjalin mulai dari kelas 1 SMA, kemudian menginspirasi para personil untuk membentuk sebuah grup musik. Kekompakan dan keakraban dalam bergaul, lalu dengan ditunjang selera musik yang sama, akhirnya membawa para personil untuk berlatih musik secara rutin.

Satu sekolah, satu kelas dan satu selera musik, tentu sangat mempermudah membina dan menciptakan keserasian dalam improvisasi musik. Setiap 1 minggu sekali, pasti para personil The Angel Shade selalu meluangkan waktu di luar jam sekolah untuk latihan musik. Suasana persahabatan dengan iringan musik yang padu, membuat detak perasaan satu jiwa semakin terbentuk. Canda, tawa dan lentingan cerita humor selalu mewarnai romansa dibalik suasana latihan. Kala itu, nama band belum terbentuk, akan tetapi rutinitas latihan selalu ada dan berkelanjutan. Kelas 1 SMA semester 2, para personil akhirnya menetapkan nama band dengan nama Evans. Dede salah satu personil Evans yang mengusulkan nama tersebut, dan kemudian disepakati bersama oleh rekan-rekan band yang lain. Dengan nama band Evans, para personil waktu itu hanya terdiri atas 4 orang, yakni Cahya pada Vokal, Ano pada Gitar, Surya pada Bass, dan Dede pada Drum. Formasi band dengan 4 orang bukan merupakan suatu penghalang, karena bagi para personil bukan jumlah anggota yang mencerminkan keutuhan. Akan tetapi, lebih ke bagaimana cara masing-masing personil dalam menemukan figur rekan yang intim, terutama dalam keakraban bermusik.

Hal demikianlah yang dirasakan oleh setiap personil Evans. Keutuhan dan kekompakan begitu nyata serta melekat dalam pencitraan musikalisasi yang padu. Beraliran musik pop progresif, dirasa sangat mewakili masing-masing karakter personil dalam improvisasi musik. Kegiatan latihan musik secara rutin berlangsung sampai kelas 2 SMA semester 2. Hanya saja yang membedakan dalam setiap latihan adalah band membawakan lagu sendiri yang merupakan ciptaan dari beberapa personil. Setiap lagu baru selalu dirembug dan dicocokan dengan vokal, serta lentingan gitar dan notasi drum. Hal ini penting, mengingat dalam menjalankan suatu musikalitas yang padu, tentu dibutuhkan kesatuan aransemen musik yang mewakili karakteristik permainan masing-masing personil. Nama Evans hanya bertahan 1 tahun setengah bulan, yang akhirnya diganti oleh nama baru. Keputusan untuk merubah nama band merupakan keputusan final dari pendapat masing-masing personil untuk menghadirkan kondisi yang berbeda dalam hal keseriusan bermusik. Nama Evans kala itu, kemudian diusulkan oleh salah satu rekan band dengan nama baru, yakni The Angel shade.

Pergantian nama Evans menjadi The Angel Shade merupakan pergantian yang memakan waktu lama. Beberapa nama yang pernah diajukan, akhirnya bermuara pada pendapat Dede, salah satu personil yang menyuguhkan nama baru, yakni The Angel Shade. Pendapat Dede langsung diterima oleh para personil dengan perasaan yang cocok dan lega. Di balik pergantian nama band terselip makna yang dianggap sebagai suatu pijakan bagi para personil The Angel Shade untuk serius dalam bermusik. The Angel Shade berasal dari bahasa inggris yang berarti naungan malaikat. Melalui nama The Angel Shade, tentu ada cita dan harapan dari para personil yakni, agar langkah setiap personil dalam bermusik selalu disertai dan dikuatkan oleh naungan malaikat.

Namun, inti di balik pergatian nama tersebut sebenarnya merupakan langkah awal untuk memasuki studio rekaman. Langkah tersebut dirasa tepat karena kondisi dalam band menginginkan perkembangan yang maju, bukan hanya latihan-latihan rutin saja. Artinya setiap personil band menginginkan adanya hasil atau bukti nyata dari rutinitas latihan selama 2 tahun. Pijakan moment tersebut juga didukung dengan materi lagu yang sudah siap untuk direkam di dalam studio rekaman.

Pergantian nama baru dengan The Angel shade, ternyata juga mendatangkan personil baru dalam tubuh The Angel Shade. Posisi yang dirasa perlu ditambah, yakni posisi gitar karena pada saat itu, hanya Ano yang menjadi gitaris tunggal dalam band. Setelah berembug mengenai adanya penambahan personil, maka keputusan dari Band tersepakati. Keputusan final tersebut adalah para personil The Angel Shade siap menambah 1 orang personil lagi, yakni dengan menggeser Dede yang semula memegang posisi gitar, lalu mencarikan posisi yang kosong pada drum. Hal tersebut di rasa ideal, karena Dede sendiri sebenarnya lebih ingin bermain gitar, dan Ano sendiri sebagai gitaris tunggal juga ingin mencari rekan duet yang cocok seperti Dede. Malalui keputusan tersebut, kini para personil The Angel Shade sibuk mencari orang baru sebagai drummer The Angel shade.

Jangka waktu yang dihabiskan dalam masa penantian dan pencarian akhirnya berlabuh jua. Kurang lebih setelah 2 bulan dinanti, akhirnya ketemu juga. Awal kejadiannya bermula dari tahun ajaran baru 2010/2011 dengan adanya adik kelas baru yang masuk di SMA N 1 Tabanan. Pertemuan dengan sang drummer, kala itu berawal dari perkenalan dengan adik-adik angkatan kelas 1 SMA. Perkenalan tersebut terjadi secara mudah melalui teman dari Ano yang mengenali salah satu rekannya yang duduk di kelas 1 SMA ,yang kebetulan juga memiliki sahabat yang pandai bermain drum. Melalui persahabatan dengan adik kelas tersebut, akhirnya terjadilah pertemuan antara rekan-rekan dari band The Angel Shade dengan sang drummer yang bernama Satria. Dalam perbincangan dibicarakan keterkaitan aliran musik dan tujuan bermusik, khususnya ke ranah rekaman. Tanpa banyak bertanya, langsung saja Satria menyanggupi ajakan dari para personil The Angel Shade. Setelah itu, sehabis jam pelajaran sekolah, para personil The Angel Shade mengajak Satria untuk berlatih di studio sebagai perkenalan awal aliran dan materi lagu-lagu telah ada.

Setelah masuk secara resmi ke dalam tubuh The Angel Shade, Satria yang memegang posisi drum menampilkan penampilan permainan yang pas dengan aliran musik pop progresif The Angel shade. Pemilihan Satria sebagai personil The Angel Shade juga dilatarbelakangi oleh sosok Satria yang cocok dan padu dengan para anggota personil yang lain. Selain itu, yang lebih penting bahwa Satria juga tidak keberhatan dengan rencana dari rekan-rekan The Angel Shade untuk memiliki kaset lagu sendiri. Hal inilah yang menjadi alasan kuat mengapa para personil The Angel Shade tertarik memilih Satria sebagai drummer.

Melalui adanya konsep rekaman, maka intentitas latihan yang semula 1 minggu sekali berubah menjadi 1 minggu 2 kali. Perencanan rekaman ditargetkan 2 bulan sebelum pelaksanaan ujian nasional. Mengingat bahwa keempat personil yang lain selain Satria, sudah duduk di bangku kelas 3 semester 2 yang tak lama lagi akan sibuk mempersiapkan ujian nasional. Teknis dan biaya rekaman sudah dikonsultasikan dengan pihak pengelola studio rekaman, yakni Krisna Musik Studio, agar mempermudah waktu dan pelaksanaan rekaman.

Kini tekad kuat untuk rekaman akhirnya tinggal menunggu waktu yang telah disepakati. Melalui 5 orang, yakni Cahya pada vokal, Ano pada gitar, Dede pada gitar, Surya pada bass dan Satria pada drum, akhirnya dengan tekad yang sama sepakat untuk memiliki lagu sendiri yang dapat didengar oleh orang banyak. Dalam album The Angel Shade, ada 5 buah lagu yang direkam, yakni, Akankah, Jika Itu yang Terbaik ,Indonesiaku, Dengan Rasa Cinta dan Melampaui Batas. Kelima lagu tersebut merupakan ciptaan sendiri dari personil The Angel Shade yang kini hasilnya dapat diputar dan didengarkan oleh orang banyak.

 

Biodata para personil :

Nama : I Gusti Agung Ngurah Cahya Putra Utama
TTL : Kerambitan, 17 Februari 1993
Sapaan : Cahya
Posisi : Vocal
Alamat : Br. Penarukan Tengah Kelod, Kerambitan, Tabanan, Bali

 

Nama : Cornelio Aniceto Menezes
TTL : Dili, 31 Oktober 1993
Sapaan : Ano
Posisi : Gitar
Alamat : Jl. Teruna Jaya,no. 1 Kediri, Tabanan, Bali.

 

Nama : I Made Natalisto Desi Junior
TTL : 23 Desember 1992
Sapaan : Dede
Posisi : Gitar
Alamat : BTN Puskopad 2 blok C No. 9A, Sanggulan, Tabanan, Bali

 

Nama : I Made Satria Ambarsika
TTL : Tabanan, 15 November 1995
Sapaan : Shoter
Posisi : Drummer
Alamat : Jl. Majapahit, gang 1, Kamasan, Tabanan, Bali

 

Nama : I Putu Gede Agus Suryatama Dharmadi
TTL : 9 Mei 1993
Sapaan : Surya
Posisi : Bassiest
Alamat : Jl. Tukad Pakerisan No. 1, BTN Sanggulan, Tabanan, Bali

 

Lagu-Lagu The Angel Shade

1. Judul Lagu : Akankah
Pencipta : Ano “The Angel Shade”

*
Seandainya kau tahu
Isi hatiku
Mungkin semua ini
Takkan begini

**
Seandainya kau bisa
Merasakan cintaku
Yang akan kuberikan
Dalam hatimu

Reff.
Akankah kau mencinta
Pada diriku, pada hatiku
Untuk Selamanya

Akankah semua ini
Hanya akan menjadi cerita
Saat semua ini
Telah berakhir (melodi) kembali ke reff
Ending :
*
Seandainya kau tahu
Isi hatiku
Mungkin semua ini
Takkan begini

 

2. Judul Lagu : Jika Itu Yang Terbaik
Pencipta : Ano “The Angel Shade”

*
Kuletakkan kedua tanganku
Dalam peraduan kisah
Cinta yang tak sejalan
Dengan nurani

**
Telah kukejar cintamu
Bahwa kubisa jadi yang
Terbaik untukmu
Dan tuk mereka

Reff.
Jika itu yang terbaik
Untuk aku dan untuk dirimu
Biarlah jangan pernah kau sesali

Jika itu yang terbaik
Untuk dirimu yang kucintai
Biarlah kan tersimpan di hati

***
Aku tak pernah menyangka
Pertemuanku denganmu
Menghantarkan diriku
Pada cintamu (melodi) kembali ke reff

 

 

3. Judul lagu : Indonesiaku
Pencipta : Dede “The Angel Shade”

*
Indonesiaku
Tanah airku
Tumpah darahku
Kebangsaanku

**
Indonesiaku
Kaulah hidupku
kebanggaanku
Di mana pun itu

Music
***
Indonesiaku
Satu tulangku
Satu tubuhku
Satu jiwaku

****
Indonesiaku
Kaulah bangsaku
Ku ingat selalu
Di mana pun itu

Reff.

Indonesiaku
Ku cinta kamu
Ku sayang kamu
Setiap waktu

Indonesiaku
Tetaplah satu
Kan juga selalu
(music lalu melodi, kembali ke reff)

4. Judul lagu : Malampaui Batas
Pencipta : Ano “The Angel Shade”

*
Tak pernah aku mengerti
Apa yang kini ku rasakan
Tak pernah pahami
Apa yang kau ingini

**
Jangan kau ganggu aku lagi
Aku tak ingin kau ada
Sudahlah cukup sudah
Rasa ini telah hilang

Reff.

Aku ingin kau pergi dari dariku
Tinggalkan aku selamanya
Aku ingin kau pergi dariku
Lupakan aku selamanya… selamanya

Bridge :
Apa yang kau cari
Apa yang kau mau
Coba rasakan hati ini jiwa ini (kembali ke reff)

 

5. Judul lagu : Dengan Rasa Cinta
Pencipta : Ano “The Angel Shade”
*
Rasa cinta yang ada
Ingin ku lukis di dalam hatimu
Semuanya kan indah
Bila diri ini kau miliki

**
Segala yang miliki
Ingin ku beri kepada dirimu
Termasuk raga ini
Bila kau minta
Maka kan kuberi
Dengan rasa cinta

Reff.
Dan senyumlah menghadapi
Kisah cintamu
Janganlah pernah merasa sendiri
Karna ku kan selalu ada untukmu
Untuk cintamu (melodi)
***
Cinta itu bukanlah
Bukan sekedar kata dan kata
Cinta itu kasih
Hantarkanlah dengan rasa sayang
Lewat rasa cinta
****
Kalau kau memang cinta
Jangan pernah menipu hatimu
Bila kau memang sayang
Ungkapkanlah dengan cinta dengan rasa (kembali ke reff)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s