Museum Oh Museum! Jones Pun Tak Mampu Mengalahkan Kesepianmu

Museum adalah sebuah tempat untuk mengenal dan belajar mengenai sejarah masa silam. Benda-benda yang tersimpan di museum merupakan bukti material akan gagasan dan perilaku manusia masa silam. Untuk itu, museum diharapkan dapat berperan dalam menumbuhkan pengetahuan dan identitas kebangsaan, yakni Indonesia.

Sebelumnya terakhir kapan ke Museum? 1 tahun yang lalu atau 5 tahun lalu, hmmmm jangan bilang belum pernah sama sekali. Anak muda jaman sekarang harus lebih mengenali identitas kebangsaan, baik melalui media cetak, online, hingga lisan ke lisan. Kalau udah dapet refrensi mengenai sejarah kebangsaan tertentu, baik itu sejarah Bali, sejarah Jogja, Hingga Sejarah Papua, langkah selanjutnya dapat dibuktikan dengan ke museum yang ada di daerahmu. Hal tersebut berguna sebab di museum kita dapat melihat secara langsung benda-benda peninggalannya hingga rekonstruksi sejarah yang benar.

Museum juga banyak jenisnya, ada museum yang khusus membahas pesawat terbang, membahas kereta api, hingga membahas keramik bahkan sidik jari sekalipun. Semuanya tergantung pada minat dari generasi muda terhadap keberagaman sejarah Indonesia.
Namun dibalik kemegahan tinggalan sejarah Indonesia, masih saja museum-museumnya kurang mendapat apresiasi dari pengunjung. Jumlah kunjungan yang rendah mengindikasikan rapuhnya semangat belajar sejarah dari generasi muda kita. Sedih memang melihat fenomena ini, bahkan jones pun alias jomblo ngenes gak bisa ngalahin kesepihan yang dirasain oleh museum. Berikut akan dipaparkan mengapa Museum di Indonesia itu kebanyakan yang sepi dari jumlah pengunjung.

Pandangan Anak Muda Yang Keliru, “Masak Ke Museum Dibilang Mau Bertapa”

Ke mall atau ke bioskop semangat apalagi pergi dugem nomer satu dahh, tapi kalau ke museum jangan harap dahhh. Sampai lebaran kuda juga males bangett, mau ngapain juga ke museum. pandangan yang kayak gini ni yang kalau didenger oleh founding fathers bangsa kita, bisa dijitak kepala kita.

Tantangan juga ni bagi kita semua,khususnya para orang tua, para pendidik atau guru dalam memberikan edukasi mengenai museum. jangan sampai muncul pandangan yang aneh-aneh dari kaum muda terhadap museum kita. Masak museum dibilang tempat mencari ilmu gaib, hmmm bercanda yang gak mendidik.

Kurangnya Peran Pendidikan Formal Dalam Mengajak Para Siswa Untuk Berkunjung Ke Museum

Menggalang semangat cinta tanah air merupakan tujuan pendidikan kewarganegaraan atau yang dikenal dalam mata pelajaran PKN sewaktu sekolah. Peluang untuk mengajak para siswa berkunjung ke museum sebenarnya dapat dilakukan. Melalui praktek lapangan contohnya, dengan mengambil lokasi museum terdekat yang ada di kota atau kabupaten setempat juga sudah cukup.

Manfaat utamanya, yakni memperkenalkan museum sebagai tempat belajar yang menyenangkan. Cara belajar dengan mengunjungi museum juga sudah dilakukan oleh negra-negara maju,seperti Amerika Serikat dan Inggris. Murid-murid sekolah dasar di Amerika Serikat misalnya menjadikan museum sebagai pengenalan akan jenis-jenis hewan, jenis-jenis angggota tubuh, dengan harapan mereka bisa peka dan sayang terhadap diri sendiri dan lingkungan setempat.

Kendala di Indonesia, yakni masih terbatas museum yang didirikan buat para anak sekolah dasar, baik untuk pengenalan hewan-hewan, pengenalan jenis tumbuhan, hingga pengenalan anggota tubuh manusia beserta dengan fungsinya masing-masing. Hal tersebut sebaiknya menjadi perhatian kita bersama dalam menggalakkan generasi muda yang bisa menjaga harga diri tubuhnya dan bangsanya.

Apakah Salah Jika Museum Disulap Seperti Cafe dan Tempat Nongkrong Bagi Anak Muda? Selain Asyik Juga Ngalir Materinya

Kalau ide yang satu ini bisa menimbulkan pro dan kontra dimasyarakat. Terutama bagi kalangan akademisi, apakah bisa museum dibuatkan sebagai tempat tongkrongan anak muda? Sekali lagi ini hanya pendapat, mengingat tujuannya untuk mendatangkan pengunjung lebih banyak lagi.

Tentunya dengan dibuatkan regulasi aturan yang ketat terhadap pelestarian sehingga museum tersebut nantinya tetap asri dan nyaman.Selain bisa nambah jumlah kunjungan museum, di lain sisi juga bisa nambah pendapat museum tersebut.


Jelaslah Anak Muda Kekinian Lebih Milih Selfie Di Bioskop Dari Pada Di Museum

Satu yang gak bisa dihindari dari jalan-jalannya anak muda, yakni selfie. Tujuannya untuk diupload seru-seruan aja. Namun di balik semua itu, pasti terselip rasa ogah-ogahan apalagi harus selfie di museum, hmmmm apalagi dengan koleksi tua museum. gak mecing aja gitu lhoo baju ama temen selfienya.

Anak muda yang ingin tampil kekinian agak susah untuk diajak berfoto di museum. Yaaa ya udah foto aja gak apa apa, tapi kalau untuk diupload tunggu dolo yeee.foto ane masih banyak yang sedap di terpa jaman. Memang ya, selfie dan foto bisa buat orang malu terhadap budayanya sendiri.

Pembuatan Film Tentang Museum,, Mungkin Bisa Jadi Opsi yang Layak Dipikirkan

Cara apa yang kira-kira dapat merangkul anak muda jaman sekarang untuk lebih care dengan museum. Film bisa jadi cara yang tepat untuk menyalurkan pesan ini terhadap generasi muda.

Bisa saja membuatkan film bertema museum, namun diselingi dengan percintaan dan humor mungkin sehingga anak muda mau nonton. Pada dasarnya yang terpenting adalah bagaimana anak muda bisa melihat arti penting museum yang ditampilkan dalam film tersebut. Tujuannnya adalah ayok main sambl belajar di museum jangan hanya gengsi ke mall dan bioskop aja.

Oleh : Cornelio
Pecinta Humor yang Baru Aja Mandangin Foto Kamu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s